Aku ingat betul,
api yang kamu sematkan
di dada para mahasiswa,
bahkan lidahmu juga api.
dan kala itu penjara adalah kenyamanan.
Malam ini aku lihat lencana Bintang
dilingkari entah apa di di atas saku dada kirimu.
Staff Ahli ( bahkan aku makin ragu pada keahlianmu.)
Dan sinar matamu
bukan lagi sinar mata yang dulu-dulu.
Yang aku lihat adalah binar mata yang leleh
mengalir ke lencana mu.
Aku dan teman teman yang lain berduka.
setengah tiang untukmu..
semoga kamu sempat baca ini


Tidak ada komentar:
Posting Komentar